Selasa, 31 Maret 2015

Menangis Tertawa

Terkadang dua rasa ini datang bersamaan di satu waktu
Ya, menangis tertawa
Tak sanggup membiarkan diri ini terus berpura-pura dalam tawa
Namun, hati ini ingin menangis sejadinya
                           
Tidak selalu dapat bertahan dalam kedua rasa ini terlalu lama
Seperti aktor yang berakting dengan bagusnya di layar lebar
Seperti wayang yang dimainkan dalangnya dalam opera
Seperti robot yang dikontrol manusia dalam hidupnya
Dan seperti patung tanpa jiwa dalam diam

Rasa itu tersembunyi dalam sanubari terlalu dalam
Hingga buat kesadaran terkadang dipertanyakan
Logika tak berjalan, hanya hati yang diutamakan
Perasaan tak dapat dipertanyakan hanya bisa dirasakan

Jangan tanya Aku, kenapa menangis tertawa
Jangan cari tau Aku, kenapa menangis tertawa
Jangan salahkan Aku, kenapa menangis tertawa
Tapi....

Peluk lah Aku, karena Aku menangis tertawa ....


PS : “Its Owlright”